...Ulbah bin Zaid Radhialloohu 'Anhu adalah salah seorang shahabat yang sangat bersedih karena tidak diizinkan Rasululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam untuk ikut berperang. Beliau sangat sedih melihat para shahabat yang lain datang membawa sedekahnya masing- masing kepada Rasululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam sedangkan dirinya tidak mampu berbuat apa- apa.
Sunday, June 10, 2012
[Rekaman] Kedermawanan Sang Fakir Faidah Dari Siroh Shahabat Ulbah bin Zaid - Ustadz Armen Halim
Wednesday, May 30, 2012
MENGAPA BUKAN AYAH SAJA YANG MENINGGAL?
(Kisah anak yg menyadarkan kealpaan ayahnya…subhanallah!)
Ia masih bocah, masih duduk di bangku kelas 3 SD. Pada suatu hari ustadz di kelasnya memotivasi para siswa untuk menjaga shalat jamaah shubuh. Bagi si anak, Shubuh merupakan sesuatu yg sulit bagi sang bocah, Namun sang bocah telah bertekad untuk menjalankan shalat shubuh di masjid.
Lalu dengan cara bagaimana anak ini memulainya?
Dibangunkan ayah? ibu? dengan alarm?…
Ia masih bocah, masih duduk di bangku kelas 3 SD. Pada suatu hari ustadz di kelasnya memotivasi para siswa untuk menjaga shalat jamaah shubuh. Bagi si anak, Shubuh merupakan sesuatu yg sulit bagi sang bocah, Namun sang bocah telah bertekad untuk menjalankan shalat shubuh di masjid.
Lalu dengan cara bagaimana anak ini memulainya?
Dibangunkan ayah? ibu? dengan alarm?…
Sunday, May 20, 2012
Wasiat Seorang Ayah Kepada Putranya
Al-Imam Ja’far Ash-Shadiq rahimahullah berwasiat kepada putranya, Musa. Beliau rahimahullah berkata:
Wahai anakku…. barangsiapa merasa cukup dengan apa yang menjadi bagiannya maka dia akan menjadi kaya dan barangsiapa memanjangkan pandangannya kepada apa yang ada di tangan orang lain niscaya dia akan mati dalam keadaan miskin. Barangsiapa yang tidak ridha dengan apa yang diberikan untuknya berarti telah mencacati Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam ketetapan takdir-Nya. Barangsiapa menganggap kecil ketergelinciran orang lain maka menjadi besarlah ketergelinciran dirinya. Barangsiapa menyibak tabir (aib) orang lain maka akan tersibak pula aurat (aib)nya.
Saturday, May 19, 2012
Wanita Yang Tak Pernah Shalat, Mati Saat Sedang Berdandan
Temanku berkata kepadaku, “Ketika perang teluk berlangsung, aku sedang berada di Mesir dan sebelum perang meletus, aku sudah terbiasa menguburkan mayat di Kuwait yang aku ketahui dari masyarakat setempat. Salah seorang familiku menghubungiku meminta agar menguburkan ibu mereka yang meninggal. Aku pergi ke pekuburan dan aku menunggu di tempat memandikan mayat.Di sana aku melihat empat wanita berhijab bergegas meninggalkan tempat memandikan mayat tersebut. Aku tidak menanyakan sebab mereka keluar dari tempat itu karena memang bukan urusanku.
Subscribe to:
Posts (Atom)

