Subscribe to RSS feeds
Showing posts with label Menuju Kemuliaan. Show all posts
Showing posts with label Menuju Kemuliaan. Show all posts

Sunday, February 3, 2013

Ceramah Singkat : Beginilah Kepribadian Seorang Muslim (Video)

Ustadz Afifi Abdul Wadud

Wednesday, November 21, 2012

Mulailah dari Dirimu Sendiri


Seorang tokoh memberikan sebuah kisah simbolik (permisalan) yang cukup menarik. Dan ini merupakan kisah favorit saya semenjak beberapa tahun yang lalu (yang saya baca dari sebuah buku yang saya beli di Gunung Agung, Bogor). Saya lihat, satu dua blog telah mengutipnya, namun tidak apalah saya ulangi di sini untuk satu faedah.
Kisah ini adalah kisah seorang raja dan sesendok madu. Alkisah, pada suatu ketika seorang raja ingin menguji kesadaran warga kotanya. Raja memerintahkan agar setiap orang, pada suatu malam yang telah ditetapkan, membawa sesendok madu untuk dituangkan dalam sebuah bejana yang telah disediakan di puncak bukit di tengah kota. Seluruh warga kota pun memahami benar perintah tersebut dan menyatakan kesediaan mereka untuk melaksanakannya.

Saturday, July 21, 2012

Teknik Mengkhatamkan Al-Qur'an

Bulan Ramadhan, di mana di dalamnya Al Qur'an diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia. Bulan yang penuh berkah ini alangkah baiknya kita isi dengan membaca dan memahami Al Qur'an. Bukan karena sebatas pahala yang didapat darinya, namun lebih dari itu kita harapkan Allah meridhoi kita untuk digolongkan sebagai hambaNya yang bertaqwa.

Ini adalah salah satu teknik mengkhatamkan Al Qur'an yang sangat sederhana, saya dapat teknik ini dari teman saya di facebook. Mudah-mudahan bermanfaat.

Sunday, June 10, 2012

[Rekaman] Kedermawanan Sang Fakir Faidah Dari Siroh Shahabat Ulbah bin Zaid - Ustadz Armen Halim

...Ulbah bin Zaid Radhialloohu 'Anhu adalah salah seorang shahabat yang sangat bersedih karena tidak diizinkan Rasululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam untuk ikut berperang. Beliau sangat sedih melihat para shahabat yang lain datang membawa sedekahnya masing- masing kepada Rasululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam sedangkan dirinya tidak mampu berbuat apa- apa.

Sunday, May 20, 2012

Keutamaan Meninggalkan Perkara Haram



Maimun bin Mihran rahimahullah mengatakan:

“Berdzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan lisan adalah kebaikan. Yang lebih dari itu adalah seorang hamba mengingat Allah Subhanahu wa Ta’ala tatkala bermaksiat, kemudian dia menahan diri darinya.”

Friday, April 27, 2012

Mandi 5 Kali Sehari

Siapakah di antara kita yang mandi lima kali dalam sehari? Saya pikir, orang paling bersih pun, maksimal mandi tiga kali dalam sehari. Mengapa rata-rata dari kita, membutuhkan mandi hanya dua kali dalam sehari? Sebab jumlah itu telah cukup untuk membersihkan daki kotoran di tubuh kita. Namun, bagaimana halnya jika kotoran yang ada tidak bisa dibersihkan kecuali dengan mandi lima kali sehari?! Tentunya, mau tidak mau, kita harus melakoninya. Ini bagi mereka yang peduli dengan kebersihan dirinya. Adapun yang tidak, ya akan tetap merasa nyaman dengan kotoran tebal tersebut.

Orang Paling Kuat

• Parameter kekuatan menurut Islam

Mungkin banyak di antara kita yang masih ingat pertandingan eksibisi antara raja tinju dunia; Muhammad Ali dengan juara gulat dunia; Antonio Inoki di tahun 1976. Banyak kalangan kecewa dengan hasil akhir sabung manusia tesebut, karena ternyata draw! Mereka penasaran ingin mengetahui siapakah yang lebih KUAT? Begitulah ukuran kekuatan di mata kebanyakan orang; kuat secara fisik dan duel semata.

Islam memiliki parameter lain dalam menilai kekuatan. Kata Nabi shallallahu’alaihiwasallam,

“لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ“

Sunday, April 15, 2012

Jaminlah 6 Perkara

Nabi Muhammad shallallahu'alaihi wa sallam sangat memperhatikan akhlak umatnya, sehingga umatnya bisa memiliki kemuliaan dengan akhlaknya tersebut. Nabi menjamin surga kepada siapa saja dari umatnya yang bisa menjamin 6 perkara pada dirinya,

Beliau shallallahu'alaihi wa sallam berkata,
"Jaminlah untukku enam perkara pada diri kalian, maka aku akan jaminkan kalian surga. Jujurlah dalam berkata-kata, Penuhilah janji apabila berjanji,

Friday, February 17, 2012

Memiliki Sifat Tawadhu’


Oleh: M. Abduh Tuasikal

Tawadhu’ adalah sifat yang amat mulia, tetapi sedikit orang yang memilikinya. Ketika orang sudah memiliki gelar yang mentereng, berilmu tinggi, memiliki harta yang mulia, sedikit yang memiliki sifat kerendahan hati, alias tawadhu’. Padahal kita seharusnya seperti ilmu padi, yaitu “kian berisi, kian merunduk”.

Memahami Tawadhu’

Tawadhu’ adalah ridho jika dianggap mempunyai kedudukan lebih rendah dari yang sepantasnya. Tawadhu’ merupakan sikap pertengahan antara sombong dan melecehkan diri.

Tuesday, February 14, 2012

Belajar dari Lampu Senter

Lampu senter, alat ini populer dikenal para satpam dan petugas pos kamling. Lampu ini seolah menjadi perangkat wajib bila bertugas malam. Lampu senter menjadi alat penerangan alternatif di tengah kegelapan. Saat listrik padam, atau menyusuri lorong-lorong hutan lampu senter juga bak penyelamat. Perannya juga sangat dinantikan pada saat mencari benda aksesoris kecil yang hilang di sudut-sudut ruangan sempit.

Memang, lampu senter ini menjadi vital saat malam hari tiba. Adapun di saat siang lampu ini tidak berguna. Tak ada bedanya menenteng lampu senter atau tidak di siang hari. Hal ini mengingat lampu senter adalah bekal yang hanya diperlukan pada saat yang tepat.

Kiat Memperoleh Keikhlasan

Sumpah iblis ketika diusir Allah dari surga adalah mencari pengikut sebanyak-banyaknya dari keturunan Adam. Itulah tugas utama mereka hingga matahari terbit dari barat. Apa pun caranya, di manapun, kapanpun, dan siapapun manusia itu tak akan lepas dari godaan iblis dan keturunannya. Allah berfirman menceritakan sikap mereka,

"Iblis menjawab: 'Karena Engkau telah menghukum saya tersesat,
saya benar-benar akan menghalangi mereka dari jalan Engkau yang lurus.

Tanda Ilmu yang Bermanfaat

Ilmu yang bermanfaat dapat diketahui dengan melihat kepada pemilik ilmu tersebut. Berikut ini adalah tanda-tandanya:

Pertama
Orang yang bermanfaat ilmunya tidak peduli terhadap keadaan dan kedudukan dirinya serta hati mereka membenci pujian dari manusia, tidak menganggap dirinya suci, dan tidak sombong terhadap orang lain dengan ilmu yang dimilikinya.

Imam al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan, “Orang yang faqih hanyalah orang yang zuhud terhadap dunia, sangat mengharapkan kehidupan akhirat, mengetahui agamanya, dan rajin dalam beribadah.”

Dalam riwayat lain beliau berkata, “Ia tidak iri terhadap orang yang berada di atasnya, tidak sombong terhadap orang yang berada di bawahnya, dan tidak mengambil imbalan dari ilmu yang telah Allah Ta’ala ajarkan kepadanya.” [1]

Tuesday, January 31, 2012

Kiat Membuang Pikiran Kotor


Assalamu’alaikum,
Ustadz, saya ingin bertanya: Bagaimana caranya untuk menghilangkan pikiran kotor? karena hal itu membuat saya tidak bisa konsentrasi dalam belajar. Apakah saya harus diruqyah? dan apakah saya harus segera menikah? terima kasih. Wassalamu’alaikum.

Dian

Jawaban Ustadz:

‘Alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
Cara untuk menghilangkan pikiran kotor dapat dilakukan dengan beberapa hal
berikut:

Pertama,
Menjauhi segala sebab yang dapat menimbulkan hal

Monday, November 28, 2011

7 Golongan Yang Allah Naungi di Hari Kiamat



Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

“Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya:

1. Pemimpin yang adil.

2. Pemuda yang tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya.

3. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah.

5. Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’.

6. Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.

7. Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.”
(HR. Al-Bukhari no. 620 dan Muslim no. 1712)

Sunday, September 11, 2011

Di Masa Muda Bergelimang Maksiat


 

Tanya, “Apakah orang yang di masa mudanya bergelimang maksiat kemudian bertaubat dan memiliki sifat orang-orang yang taat itu bisa dinilai bagian dari orang-orang yang taat?

Jawab:

Siapa saja yang bertaubat maka Allah pasti menerima taubatnya. Orang yang bertaubat dari suatu dosa itu bagaikan orang yang tidak pernah melakukannya sama sekali. Orang yang melakukan maksiat lalu bertaubat, boleh jadi keadaannya malah lebih baik setelah dia menyesal dan bertaubat dengan taubat nashuha. Jika setelah itu dia iringi dengan iman dan memperbanyak amal shalih maka dosa-dosanya akan diganti dengan pahala sebagai anugrah dan kebaikan dari Allah.

Monday, August 29, 2011

Ibadurrahman



Gambaran Hamba Pilihan


Inilah sifat mereka. Ketika orang-orang bodoh melontarkan ucapan buruk, mereka tidak membalas dengan ucapan yang sama, namun mema’afkan. Senantiasa berkata yang baik, tidak terprovokasi oleh kejahilan orang tersebut.

‘Ibadurrahman (hamba-hamba Ar Rahman sejati). Sosok-sosok pilihan, pribadi dambaan. Mereka dilansir secara tersendiri dalam lembaran-lembaran firman Allah subhanahu wata’ala. Merekalah yang mendapat pujian khusus dari-Nya.
Lalu bagaimana dengan karakteristik hamba-hamba yang memiliki kedudukan mulia tersebut? Ikuti sajian yang berikut! Di antara sifat dan karakter yang melekat pada mereka adalah :

Saturday, August 27, 2011

10 Manusia Terbaik




1. Para Shahabat yang Mulia

'khoirunnas qorni, tsumma ladzina yaluunahum, tsumma ladzina yaluunahum."

dari Abdullah, dari Nabi Shalallahu 'Alaihi Wasalam : "Sebaik-baik manusia adalah generasiku (Para Shahabat), kemudian Generasi sesudah mereka (Tabi'in), kemudian generasi sesudah mereka (tabi'ut Tabi'in)." (H.R Bukhori Muslim)


2. Yang Paling Taqwa dan Suka Menyambung Tali Silaturrahim

"Khoirunnas Aqrouhum wa Atqoohum waamaruhum bil ma'ruuf wa anhaahum 'anil munkar wa aw sholuhum lirrohiim."

"Manusia terbaik adalah yang paling banyak bacaan dan ilmu Qur'annya, paling bertaqwa dan paling suka beramar ma'ruf nahi munkar serta paling rajin menyambung silaturahim." (HR. Ahmad)


3. Pelajar dan Pengajar Al-Qur'an

"Khoirukum man ta'allamal qur'aan wa 'allamahu."

Dari Utsman, dari Nabi Shalallahu 'Alaihi Wasalam Bersabda : 
"Sebaik-baik orang diantara kalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkanya." (HR. BUkhari wa Muslim)


Shoutbox