Subscribe to RSS feeds

Tuesday, March 5, 2013

Agar Tidak Dendam


Berikut adalah sejumlah kesadaran yang dapat kita hadirkan dalam hati kita saat seseorang telah berprilaku buruk kepada kita, agar tidak ada dendam yang berkembang dalam hati.

- Ingatlah bahwa perbuatan orang itu kepada kita tidak keluar dari kehendak Allah. Allah menginginkannya itu terjadi dan ada hikmah dibalik itu.
- Ingatlah dosa-dosa kita. Karena tidaklah keburukan menimpa kita melainkan karena sebab dosa-dosa kita. Sibuklah dengan tobat dan istighfar, dari pada sibuk mencela dan mencari-cari cara untuk membalasnya.

Bermuka Manis Di Hadapan Orang Lain


Di antara bentuk akhlak mulia yang diajarkan oleh Islam adalah senantiasa bermuka manis di hadapan orang lain. Bahkan hal ini dikatakan oleh Syaikh Musthafa Al ‘Adawi menunjukkan sifat tawadhu’ seseorang. Namun sayangnya sedikit di antara kita yang mau memperhatikan akhlak mulia ini. Padahal di antara cara untuk menarik hati orang lain dalam berdakwah adalah dengan akhlak mulia.
Lihatlah bagaimana akhlak mulia ini diwasiatkan oleh Luqman pada anaknya,

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri” (QS. Lukman: 18).

Hajr, Pengertian dan Penerapannya


Definisi Hajr

Hajr adalah antonim dari Washl (menyambung) (lihat Lisaanul ‘arab V/250), Tahaajur (saling melakukkan hajr) maknanya adalah Taqaathu’ , yaitu saling memutuskan hubungan (Mukhtaar ash-Shihaah hal 288)
Imam Ibnu Hajar berkata “ Hajr adalah seseoarang tidak berbicara dengan yang lain tatkala bertemu” (Fathul Baari X/492)
Imam al ‘Aini berkata :”Hajr adalah tidak berbicara denagn saudaranya sesama mukmin tatkala bertemu, dan masing masing dari keduanya berpaling dari yang lain tatkala   berkumpul” (Umdatul Qaari XXII/141)

Sunday, February 3, 2013

Ceramah Singkat : Beginilah Kepribadian Seorang Muslim (Video)

Ustadz Afifi Abdul Wadud

Ebook : 14 Contoh Praktek Hikmah dalam Berdakwah (PDF)

Bismillah
kini telah hadir Artikel 14 Contoh Praktek Hikmah dalam Berdakwah yang ditulis oleh Ustadz Abdullah Zaen, Lc. Hafidzahullah dalam versi Pdf.
Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk kaum muslimin semua.
(Klik gambar di atas untuk mengunduh)

Ebook ini Gratis dan boleh disebarluaskan 
Kami meminta maaf apabila terjadi kesalahan dalam penyusunan ebook ini,
kritik dan saran bisa dituliskan di kotak komentar postingan ini atau ke email fauzan.ammar@gmail.com.
Terimakasih

Download juga kajian audio pembahasan kitab ini :
kajian ini disampaikan oleh Ustadz Muslim Atsari 





__________________________________________________
PENDAHULUAN

Oleh: Abu Abdirrahman Abdullah Zaen

Segala puji bagi Allah ta'ala, shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Rasul-Nya shallallahu’alaihiwasallam.
Di suatu rumah: "Pokoknya mulai hari ini bapak dan ibu tidak boleh lagi pergi ke dukun dan tidak boleh lagi sedekah bumi, tidak boleh ikut maulidan dan tahlilan, tidak boleh nonton tv, bapak harus memendekkan celana panjang di atas mata kaki, dan ibu harus memakai cadar!!", demikian 'instruksi' seorang pemuda yang baru 'ngaji' kepada bapak dan ibunya. "Memang kenapa?!" tanya orang tuanya dengan nada tinggi. "Karena itu syirik, bid'ah dan maksiat!" jawab si anak berargumentasi. "Kamu itu anak kemarin sore, tahu apa?! Tidak usah macam-macam, kalau tidak mau tinggal di rumah ini keluar saja!!" si bapak dan ibu menutup perdebatan dalam rumah kecil itu.

Shoutbox